Rangkaian Relay Pada Isis Proteus

Posted on

Relay adalah komponen elektronika yang berfungsi sebagai Saklar atau Switch. Dari pengertianya relay dapat diartikan sebagai komponen yang dapat memutuskan suatu kabel atau suatu jalur listrik. Relay memiliki dua komponen atau bagian utama yaitu Coil  dan Saklar. Coil pada relay berfungsi sebagai elektromagnetik untuk mengatur dan mengontrol saklar sehingga posisi saklar berada pada kondisi terbuka atau tertutup. Sedangkan saklar sendiri merupakan bagian mekanikal yang berperan sebagai pemutus dan penghubung jalur yang tersambung dengan relay.

Pada artikel kali ini saya akan membahas bagaimana menggunakan relay pada sebuah mikrokontroler, atau lebih tepatnya mengontrol sebuah relay dengan menggunakan program mikrokontroler. Diartikel ini saya hanya menunjukan sebuah simulasi cara kerja relay dengan menggunakan aplikasi ISIS proteus dan menggunakan kode pemrograman BASCOM-Avr. JIka sebelumnya teman-teman belum paham apa itu relay dan jenis-jenis relay, kalian bisa membacanya dan mempelajarinya terlebih dahulu pada artikel saya sebelumnya yaitu tentang Pengertian Dan Fungsi Relay.

Rangkaian Relay dan Mikrokontroler

Agar lebih gampang kalian bisa meniru rangkaian yang telah saya buat berikut (saya juga meniru rangkaian yang telah ada sebelumnya.. hehe). Saya menggunakan ATmega8 sebagai mikrokontrolernya, jika kalian sudah paham tentang mikrokontroler kalian bisa menggunakan ATmega jenis lain untuk membuat rangkaian, namun untuk rangkaian relay tetap sama dengan yang saya rangkai dibawah. Berikut rangkaian yang telah saya buat:

Pada rangkaian diatas ada sedikit yang harus kita atur, yaitu pada tegangan sumber yang menyalakan lampu (VSINE). Double klik pada VSINE dan atur seperti gambar berikut:

Kode Program / koding

Untuk kode program saya menggunakan Bascom-AVR dengan hanya memberi logia high dan low pada port yang digunakan untuk mengontrol relay, berikut kode programnya:

 

 

 

 

 

Kode programnya sangat sederhana sekali, yaitu saya hanya menyalakan dan mematikan relay agar lampu yang terhubung dengan rangkaian bisa ikut menyala dan mati sesuai perintah yang diterima relay. Simpan dan Compile kode program tersebut dengan menekan tombol F7 pada keyboard.

Menjalankan Kode Program

Setelah kode program tersimpan dan di compile maka akan ada file tipe .hex yang akan kita gunakan untuk menjalankan rangkaaian relay. Double klik pada ATmega8 dan masukan file .hex hasil compile tadi pada bagian kolom merah berikut:

Setelah kode program dimasukan selanjutnya menjalankan rangkaian dengan cara menekan tombol play pada bagian kiri bawah aplikasi ISIS Proteus. Jika rangkaian dan kode program sudah benar maka Led dan lampu pada rangkaian relay akan berkedip setiap setengah detik.

Selamat mencoba dan semoga berhasil 🙂

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.