Menyalakan LED Dengan Mikrokontroller

Posted on

LED adalah salah satu komponen elektronika yang bersifat output dan memiliki banyak manfaat seperti tanda indikator rangkaian hidup (teraliri listrik), sebagai alaram, penerangan dan masih banyak manfaat LED lainya pada rangkaian elektrinika. Untuk  menghidupkan satu LED kita harus menyuplai daya sesuai kebutuhan pada setiap led, karena tiap ukuran, warna dan jenis LED memiliki kebutuhan energy masing-masing agar bisa bekerja secara maksimal. Selain itu untuk memberi pengamanan terhadap daya lebih yang masuk pada LED kita membutuhkan resistor sebagai penghambat.

Nah kali ini saya akan memberi tutorial cara menyalakan LED dengan mikrokontroller. Saat mempraktekanya teman-teman bisa menggunakan ATmega type apa saja yang teman-teman inginkan, atau kalau belum paham tentang ATmega teman-teman bisa langsung mengikuti tutorial saya berikut dengan menggunakan ATmega8, saya pilih yang sederhana saja, hehe…

Oke langsung saja teman-teman sediakan aplikasi ISIS dan Bascom AVR (baca disini jika ingin menggunakan CodeVisionAVR

  1. Buka aplikasi ISIS
  2. Butkan rangkaian seperti berikut dan jangan lupa nilai resistor diganti menjadi 1k dengan cara double klik pada resistor dang anti 10K menjadi 1K:

Simple saja, kita belajar pertahap. Hehe..

  1. Setelah membuat rangkaian, selanjutya kita coding. Gampang kok asalkan coingnya jangan langsung di copas, diketik ya agar terbiasa dan bisa. Buka aplikasi Bascom AVR dan ketik kode program berikut:

$regfile = “m8def.dat”

$crystal = 1000000

Config Portd.0 = Output

Led Alias Portd.0

Do

Set Led

Loop

  1. Setelah menulis code diatas, save kedalam folder teman-teman (bebas mau simpan dimana), compile program tersebut dengan cara klik tanda “compile” pada aplikasi atau dengan menekan F7 pada keyboard (saya sih langsung F7 agar lebih cepat, hehe).   
  2. Setelah tercompile selanjutnya adalah memasukan hasil coding kedalam rangkaian. Caranya yaitu double click pada ATmega8 lalu klik tanda icon seperti pada gambar berikut:
  3. Masuk pada folder yang teman-teman jadikan penyimpanan coding tadi, jika berhasil meng-compile file maka akan terdapat file [.hex] pada folder tersebut, pilih dan open file [.hex] tersebut kemudian pilih Ok.
  4. Klik tombol play pada aplikasi ISIS utnuk menjalankan rangkaian.
  5. Jika berhasil maka led akan menyala seperti berikut:

 

Berikut adalah penjelasan coding diatas

Barisan kode pertama $regfile = “m8def.dat” digunakan untuk mendefinisikan jenis ATmega yang kita gunakan pada rangkaian

Barisan kode $crystal = 1000000 digunakan untuk mendefinisikan jenis Kristal yang dipakai. Kenapa saya menggunakan 1000000 atau 1MHz? karena bawaan pabrikan pada ATmega8 memiliki crystal sebesar 1MHz. namun jika teman teman ingin menggunakan Kristal external maka teman teman harus sesuaikan codingnya dengan Kristal external yang teman-teman pakai. Misalnya teman-teman menggunakan Kristal external 16MHz maka pada coding atau program gunakan angka 16000000.

Barisan kode Config Portd.0 = Output memberi konfirmasi atau konfigurasi bahwa portd.0 digunakan untuk output yaitu yang dihubungkan dengan LED.

Barisan Code Led Alias Portd.0 digunakan untuk memberi nama pada port yang digunakan untuk LED, tujuanya agar mudah mengenali dan menggunakan port. Penamaan bisa menggunakan nama apa saja sesua keinginan teman-teman (gak harus semperti saya, hehe..)

Barisan code Do Set Led Loop digunakan untuk mengaktifkan led dengan perintah “set” secara berulang-ulang dengan “Do loop”. Jika teman-teman ingin mematikan led maka ganti fungsi “set” menjadi “reset”.

 

Bagaimana? Gampangkan cara mengaktifkan/menyalakan LED dengan menggunakan ATmega?

Terus belajar dan kembangkan, share atau tulis pada kolom komentar jika ada saran atau pertanyaan 😀

[VIDEO UPDATE]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.